Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

BLI MENGIRIMKAN DELEGASI DALAM 22nd AWG FPD AND ASOF22nd MEETING DI MANILA

17 Juli 2019, 09:23 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

P3HH (Filipina, 15 Juli 2019) - KLHK mengirimkan delegasi untuk menghadiri the 22nd AWG-FPD dan ASOF meeting di Manila. Rangkaian acara berlangsung selama lima hari: ASEAN Working Group for Forest Prduct Development (AWG-FPD) pada 15-16 Juli 2019, ASEAN International Seminar on Current International Issues Affecting Forestry and Forest Product ke-20 pada 17 Juli 2019, dan ASEAN Senior Officials on Forestry (ASOF) pada 18-19 Juli 2019. Bertempat di Makati Residence, para anggota AMS menyampaikan country progress report pada masing-masing agenda. Setidaknya ada 12 agenda yang akan dibahas selama 2 hari ini. Pertemuan ini dihadiri sembilan negara anggota ASEAN, minus Singapura. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Dr. Ir. Dwi Sudharto, M.Si dari Puslitbang Hasil Hutan sebagai National Focal Point AWG Forest Product Development. Agggota delegasi: Ratih Damayanti, PhD dan Khuswantoro Akhadi. ASOF merupakan organisasi di bawah ASEAN yang membidangi pertanian, kehutanan, dan pangan yang dikoordinir oleh kementerian yang mengurusi pertanian dan kehutanan (AMAF) dan didukung oleh Senior Official Meeting (SOM).


ASOF mendiskusikan progress implementasi dari kerangka kebijakan kehutanan yang ada di ASEAN. ASOF memiliki ahli-ahli dan gugus tugas yang berbeda untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan tertentu:
1) ASEAN Working Group on Forest Management (AWG-FM),
2) AWG on Cites and Wildlife Enforcement,
3) AWG on Forest Product Development (AWG-FPD),
4) AWG on Social Forestry (AWG-SF), dan
5) AWG on Forest and Climate Change (AWG-FCC).
Semua anggota ASOF setiap tahun bertemu untuk merumuskan kegiatan dan kerjasama antar negara anggota.

Sesuai dengan protocol ASEAN, pertemuan AWG-FPD tahun ini dipimpin oleh ketua yaitu Filipina sebagai tuan rumah, dan wakil ketua oleh Thailand sebagai tuan rumah pelaksanaan pertemuan tahun depan. Paparan yang disampaikan Indonesia dalam pertemuan ini adalah:

1. Country progress reports: ASEAN Criteria and Indicators (C&I) for legality of timber, forest management certification and the implementation of timber certification and legality assurance systems and ASEAN Chain of Custody (CoC) Guidelines
2. Country progress report on Herbal and Medicinal Plants: Research and Development, production and marketing, private sector, and conservation initiative on Eurycoma longifolia (Pasak Bumi/Tongkat Ali)
3. Development and trade of Macadamia integrifolia nut in Indonesia; diusulkan dalam pertemuan untuk dipelajari dan dibudidayakan bersama
4. Update on the Establishment of Networking among ASEAN Research and Trade Promotion Institutions to Facilitate Exchange of Information, Transfer of Technology, and Sharing of Expertise in Forest Products Development and Trade; Indonesia sebagai super admin website ARKN-FPD (ASEAN Regional Knowledge Network on Forest Product Development)
5. Update on the FLEGT VPA negotiation; Indonesia sebagai lead country
6. Development of National Standards among others through the Adoption or Modification of ISO Standard and Exchange of Information on the Latest Edition of ISO and IEC Standards for Harmonisation/Alignment; Indonesia sebagai lead country
7. Capacity building Needs: Proposal on ‘Training on wood and plant identification using Near Infra-red Spectroscopy and computer vision’; usulan dari Indonesia dan Filipina.

Dalam kesempatan ini, Indonesia juga mengusulkan joint research dan kompilasi penelitian jati cepat tumbuh dan meranti di wilayah ASEAN.

ASOF (2)a


Lampiran: 0
Agenda Kegiatan Selengkapnya
Abstrak Jurnal Selengkapnya

Profile Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )