Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

FORPRO INISIASI SNI ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA

15 September 2020, 15:29 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

P3HH (BOGOR, 10 September 2020) - Bertempat di Sahira Hotel Jl. Achmad Yani Bogor, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (FORPRO) melaksanakan pembahasan RSNI-0 Asap Cair Tempurung Kelapa. Acara dibuka oleh Plt. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Dr. Wening Sri Wulandari. Hadir dalam acara ini perwakilan dari Direktorat Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan, dan Halal - Badan Standardisasi Nasional (BSN), Pusat Standardisasi Lingkungan (Pustanling) - KLHK, praktisi dan akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Beberapa mitra antara lain PT. Sinar Makmur Organik, PT. NUI, CV Global Briket Mandiri. Selain itu perwakilan dari PT. Mutu Agung Lestari selaku lembaga sertifikasi.

Dalam arahannya Wening menyampaikan penelitian asap cair sudah lama dilaksanakan oleh FORPRO, dan sudah banyak diadopsi oleh mitra. “Asap cair ini salah satu produk IPTEK kami yang paling laris untuk diadopsi oleh masyarakat karena bahan-bahan pembuatannya sangat melimpah di lapangan, serta alatnya juga bisa menggunakan alat yang relative sederhana” ujar Wening.

Wening menambahkan saat ini telah banyak pula pihak-pihak lain yang juga mencoba membuat asap cair ini sehingga makin banyak ragam kualitas asap cair. “Hal ini juga menjadi salah satu alasan perlunya standarisasi asap cair agar asap cair yang diproduksi oleh masyarakat memiliki kualitas yang memadai sesuai standar, meningkatkan daya saing, aman, serta memudahkan perdagangan” tambah Wening.

Menutup sambutannya Wening berharap ke depan sinergi FORPRO, Pustanling dan BSN bisa semakin kuat dan bisa melahirkan SNI-SNI lainnya di bidang pengolahan hasil hutan.

Prof Gustan Pari, peneliti FORPRO bidang pengolahan hasil hutan kayu dan bukan kayu memaparkan perjalanan penelitian yang dilaksanakan mulai dari awal sampai dengan saat ini. “Perlu diketahui asap cair adalah cairan hasil samping dari proses karbonisasi yang dikondensasi dari bahan berlignoselulosa seperti kayu, bambu, tempurung kelapa dan biomassa lainnya” kata Gustan.

Asap cair mempunyai kandungan kimia utama asam asetat dan phenol serta mineral yang dapat digunakan antara lain di bidang pertanian, kehutanan, kesehatan, kosmetik, sehingga diperlukan sebuah acuan jaminan mutu.

Standar asap cair tempurung kelapa ini diharapkan bermanfaat bagi para pelaku industri farmasi, pertanian, kehutanan, kesehatan, UMKM, kosmetik dan para laboran serta pihak terkait lainnya untuk kepentingan standarisasi mutu produk untuk keperluan dalam negeri dan ekspor.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan draf nol RSNI Asap Cair Tempurung Kelapa oleh peneliti FORPRO, Lisna Efiyanti, S.Hut, M.Sc dan review Draft RSNI-0 Asap Cair oleh Krisnanda Dhaneswara dari BSN dilanjutkan Review Kajian Standar Asap Cair Non Pangan oleh Dra. Nurmayanti, M.Si Pustanling.

Di akhir acara ketua tim inisator Dr. Saptadi Darmawan berharap Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam penyusunan SNI ini.

Draft SNI Asap Cair Tempurung Kelapa ini diharapkan dapat menjadi bahan dalam penyusunan SNI Asap Cair khususnya asap cair tempurung kelapa dan asap cair pada umum dan dapat menjadi cikal menjadi program kerja BSN.

Sebagai informasi, FORPRO pada tahun 2020 ini mendapatkan pendanaan Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Kompetisi Komersial dari LPDP “Teknologi Manufaktur Arang Aktif dengan Super Heating Reaktor dan Komersialisasi Produk”. Program pendanaan ini digagas oleh LPDP dan diberikan kepada kelompok periset terpilih dari berbagai institusi.

Pac4


Lampiran: 0

Profil Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )