Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

DUKUNGAN PENGUATAN KERJA KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN EKOSISTEM

13 Oktober 2021, 19:51 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

SIARAN PERS
Nomor: SP.351/HUMAS/PP/HMS.3/10/2021


Direktur Jenderal KSDAE KLHK, Wiratno, melakukan penandatanganan 2 (Dua) buah Nota Kesepahaman (NK), yaitu dengan Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk. dan Ketua Yayasan Badak Indonesia (YABI), di Jakarta, Rabu, 29 September 2021.

Penandatanganan NK dengan nomor: PKS.7/KSDAE/PIKA/KSA.0/10/2021 dan nomor: T/0285.J/0100/ HK.03/X/2021 dengan PT. Bukit Asam Tbk bertujuan untuk Kerja Sama Penguatan Fungsi Kawasan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati di Wilayah Kerja Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan dan Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang.

Sedangkan NK kedua dengan YABI nomor PKS.8/KSDAE/PIKA/KSA.0/10/2021 dan nomor 01/MoU-YABI/X/2021, bertujuan memperkuat fungsi Kawasan Pelestarian Alam, serta pengembangan dan peningkatan efektifitas dalam upaya penyelenggaraan Program Konservasi Badak Jawa dan Badak Sumatera. NK dengan PT. Bukit Asam Tbk dan Yayasan YABI ini semua berlaku selama 5 (Lima) tahun.

"Ini merupakan bentuk nyata dari upaya Ditjen KSDAE bersama mitra dalam melakukan upaya pemulihan ekosistem, serta menjadi pelaksanaan kewajiban PT Bukit Asam Tbk dalam melakukan kegiatan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS)," ujar Wiratno.

Sebagai tindak lanjut NK tersebut, pada waktu yang sama ditandatangani juga Perjanjian Kerja Sama (PKS) di 2 (Dua) Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang menjadi lokasi kerja sama, yaitu PKS antara Balai KSDA Sumatera Selatan dan Balai TN Berbak dan Sembilang yang ditandatangani oleh masing-masing Kepala Balai bersama dengan Direktur Operasi dan Produksi PT Bukit Asam Tbk.

Atas penandatanganan NK tersebut dua belah pihak telah bersepakat untuk melaksanakan Program Konservasi Keanekaragaman Hayati di Wilayah Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang, yaitu berupa Dukungan Kerja Sama Pengawetan Flora dan Fauna melalui monitoring populasi dan konservasi habitat Burung Migran, Dukungan Kerja Sama Pemulihan Ekosistem melalui kegiatan penanaman Mangrove seluas 300 (Tiga Ratus) hektar di Pulau Alanggantang SPTN Wilayah II Palembang, serta Dukungan Kerja Sama Pemberdayaan Masyarakat melalui keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove.

Sementara itu Program Konservasi Keanekaragaman Hayati yang disepakati kedua pihak di Wilayah Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan berupa Dukungan Kerja Sama Pemulihan Ekosistem melalui penanaman /Rehabilitasi DAS seluas 6.824 (Enam Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Empat) hektar pada Kawasan Suaka Margasatwa (SM) di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Lahat, dan Kabupaten Muara Enim dengan melibatkan masyarakat secara aktif, kemudian Dukungan Kerja Sama Pengawetan Flora dan Fauna, antara lain melalui Konservasi Bunga Bangkai (Amorphophallus sp.), Anggrek Pensil (Luisia sp.), Beruang madu (Helarctos malayanus) dan/atau flora fauna lain melalui identifikasi, inventarisasi, dan monitoring di SM Isau-isau dan Hutan Suaka Alam Kelompok Hutan Gumai Tebing Tinggi, serta Pembinaan populasi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kawasan SM Gunung Raya,

Kemudian juga disepakati dukungan Kerja Sama Pemberdayaan Masyarakat melalui peningkatan usaha ekonomi produktif masyarakat sekitar kawasan konservasi, dan terakhir dukungan Kerja Sama Penguatan Kelembagaan melalui penyediaan sarana prasarana pengelolaan data informasi keanekaragaman hayati dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sekitar kawasan konservasi antara lain dengan pemberian pelatihan dan pendampingan.

Selanjutnya, pada NK kedua dengan Yayasan Badak Indonesia (YABI), ditindak lanjuti pada waktu yang sama dengan penandatanganan PKS antara 3 (tiga) UPT Direktorat Jenderal KSDAE, yaitu Balai Besar TN Bukit Barisan Selatan, Balai TN Way Kambas dan Balai TN Ujung Kulon dengan YABI. Perjanjian ini berisi detail dukungan program-program konservasi Badak Sumatera dan Badak Jawa, dengan melibatkan masyarakat. (*)

________
Jakarta, KLHK, 13 Oktober 2021

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, KLHK
Nunu Anugrah

Website:
www.menlhk.go.id
www.ppid.menlhk.go.id

Youtube:
Kementerian LHK

Facebook:
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan88

Instagram:
kementerianlhk

Twitter:
@kementerianlhk

Sumber:
http://ppid.menlhk.go.id/berita/siaran-pers/6226/dukungan-penguatan-kerja-konservasi-keanekaragaman-hayati-dan-ekosistem

Profil Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )

XYLARIUM BOGORIENSE 1915.