Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Forest Products Research and Development Center

PROMOSI WMC DI GLASGOW

24 November 2021, 14:58 WIB | Diupload oleh Dede Rustandi

Saat ini Indonesia memiliki 3,31 juta hektar ekosistem mangrove atau sekitar 23% dari total luas mangrove yang ada di dunia. Indonesia juga memiliki 43 jenis mangrove tropis dan mewakili 80% dari seluruh mangrove tropis. Hal ini menjadikan Indonesia mendapat predikat sebagai negara pemilik ekosistem mangrove terluas dan negara dengan keanekaragaman jenis mangrove tertinggi di dunia.

Mangrove telah dimasukkan dalam inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) nasional dalam kategori lahan basah serta dalam penetapan Forest Reference Emission Level (FREL) untuk REDD+. Mangrove sebagai potensi net sink akan sangat penting dalam mendukung komitmen Indonesia terhadap FOLU Net Sink pada tahun 2030.

Di tingkat internasional, Indonesia telah mengajukan lima dari 23 resolusi yang diadopsi pada Sidang Keempat United Nations Environment Assembly (UNEA-4) tahun 2019. Tiga resolusi yang digagas Indonesia menyoroti peran dan pentingnya ekosistem mangrove dan pesisir, yaitu (1) pelestarian hutan mangrove, (2) perlindungan laut, dan (3) pengelolaan terumbu karang yang berkelanjutan. Resolusi perlindungan mangrove merupakan salah satu upaya untuk menekan laju kerusakan mangrove dengan mendorong restorasi melalui penerapan pengelolaan mangrove yang berkelanjutan.

Sebagai negara dengan kawasan mangrove terluas di dunia, Indonesia berinisiatif untuk mengkonsolidasikan berbagai upaya pembentukan World Mangrove Center (WMC) melalui kerjasama bilateral dengan Pemerintah Jerman. Misi WMC adalah menjadi hub kerjasama internasional yang mempromosikan pengelolaan mangrove berkelanjutan dengan menghubungkan, mengkoordinasikan, dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di semua tingkatan, sektor dan lintas negara. WMC akan mendukung Indonesia dalam ambisinya untuk mengurangi emisi GRK dan untuk melayani dan berbagi pengalaman dalam tindakan rehabilitasi dan konservasi mangrove serta berkolaborasi dengan pemangku kepentingan global untuk melestarikan mangrove dunia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia melalui Badan Standardisasi Perangkat Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyelenggarakan Sidang Tingkat Menteri “World Mangrove Center: An Integrated and Sustainable Mangrove Management, International Support for Indonesia Net Sink FOLU 2030” pada tanggal 5 November, 2021, di Indonesia Pavillion COP-26 UNFCCC, Glasgow UK. Dr Agust Justianto, Direktur Jenderal Badan Standardisasi Perangkat Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengatakan acara tersebut merupakan langkah strategis untuk mempromosikan inisiatif Indonesia mendirikan World Mangrove Center.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Aloe Dohong, PhD, kembali menegaskan inisiasi World Mangrove Center sebagai langkah aksi mendukung Indonesia Net Sink FOLU 2030. Melalui Prof. Claudia Warning, Direktur Jenderal 3-Timur Tengah, Asia, Amerika Latin, Eropa Tenggara dan Timur, Kementerian Federal untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan, pemerintah Jerman menekankan pentingnya kemitraan Indonesia-Jerman untuk perlindungan dan rehabilitasi mangrove. Diharapkan kerjasama dapat dibina dan diperkuat melalui program dan kegiatan dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove untuk generasi penerus kita.

Diskusi dilanjutkan dengan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan isu-isu mangrove aktual dalam berbagai aspek. Prof. Edward Mitchard (University of Edinburgh) berbicara tentang bagaimana Indonesia menggabungkan data satelit dan lapangan untuk memantau dan merencanakan konservasi dan restorasi ekosistem mangrove dan hutan. Barbara Schnell (KfW Frankfurt) menyajikan peluang dan tantangan pembiayaan karbon biru. Virni Budi Arifanti, PhD (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI) berbagi informasi tentang potensi mangrove untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.




Lampiran: 0

Profil Peneliti

Statistik

Video ( Klik gambar untuk memulai )